ANTISIPASI PEMULANGAN TKI KARENA SAKIT

Jakarta (9/5) "Negara Indonesia dipermalukan oleh karena ada 5 kasus pemulangan TKI akibat TBC, untuk itu  perlu adanya Koordinasi lintas sektor dan lintas program" hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, drg Kartini Rustandi, M.Kes dalam rapat Koordinasi  Komitee TKI yang dilaksakan untuk menindaklanjuti pemulangan  5 TKI indonesia karena kasus TBC.

 

Kementerian Kesehatan dalam peran sebagai pembina sekaligus pengawas sarana  Kesehatan pemeriksaan Calon Tenaga Kerja Indonesia perlu di integrasikan kembali beberapa ketentuan bahwa Pemeriksaan CTKI harus sesuai dengan permenkes 29 tahun 2013 dan dilakukan pemeriksaan oleh sarkes yang ditunjuk oleh kemenkes, dismping juga harus ada harmonisasi antara standard pemeriksaan di negara Indonesia  dengan negara penempatan TKI agar tidak terjadi perbedaan persepsi.

 

Turut serta dalam acara koordinasi ini adalah lintas program dari lingkup Kmenterian Kesehatan diantaranya Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan, Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Direktorat Mutu dan Akreditasi, Biro Kerjasama Luar Negeri, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan dan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga yang turut serta dalam perumusan surat edaran.

 

Terkait pemulangan 5 TKI oleh pemerintah Korea, perlunya dibuat Surat edaran oleh Sejken Kementerian Kesehatan kepada sarana kesehatan dan dinas kesehatan provinsi dan dinas kesehatan Kab/Kota untuk mematuhi peraturan perundangan yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan CTKI



 

Unit Kerja

Social Media

Link Terkait

Jumlah Pengunjung

.