Keselamatan dan Kesehatan Berkendara Pada Perempuan

 

Indonesia adalah Negara dengan pertumbuhan kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Menurut data WHO (2004), kecelakaan menjadi penyebab kematianurutan ke 9 di dunia, tetapi pada tahun 2030 diperkirakan akan meningkat menjadi urutan ke-5. Berdasarkan data dariPolri Jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada tahun 2015 adalah 98.970 dengan korban meninggal dunia sebanyak 26.495 jiwa.

 

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yaitu angka pembelian sepeda motor oleh perempuan di Indonesia meningkat dari 8 persen pada 2010 menjadi 15 persen pada 2015. Hal ini selaras dengan data Korlantas Polri yang menyatakan bahwa jumlah pengendara perempuan baik motor maupun mobil meningkat hingga 42%.

 

Perempuan pengendara dinilai lebih rentan mengalami kecelakaan sepeda motor dibandingkan laki-laki. Berdasarkan data Polda Metro Jaya, sepanjang 2015 tercatat 1.621 perempuan terlibat kecelakaan. Sebanyak 87 orang meninggal, 525 orang luka berat, dan 1.009 orang luka ringan. Angka kecelakaan yang melibatkan perempuan bermotor meningkat hingga 49,5%.

 

Dalam rangka memperingati bulan K3Nasional 2017 pada 12 Januari 2017 sampai 12 Februari 2017, untukmeningkatkankeselamatan para pengendaraperempuan, Dharma wanita Persatuan Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga dan Queenrides melaksanakan pertemuan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Berkendara Pada Perempuan.

 

Melalui sosialisasi ini kami harapkan semua yang hadir pada acara ini dapat menyadari dan memahami pentingnya Kesehatan dan Keselamatan dalam berkendara sehingga akhirnya dapat berkontribusi dalam menurunkan kesakitan, kecacatan dan kematian akibat kecelakaan lalulintas.Karena anggota Dharma wanita Persatuan dan 60% pegawai Kementerian Kesehatan adalah perempuan dan sebagian besar merupakan pengendara kendaraan bermotor seperti mobil dan motor.



 

Unit Kerja

Social Media

Link Terkait

Jumlah Pengunjung

.