Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif Tahun 2016

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa anak merupakan generasi pewaris yang akan meneruskan cita-cita luhur suatu bangsa, anak adalah harapan dari orangtuanya. Setiap orangtua ingin mendapatkan yang terbaik untuk anak-anaknya. Salah satunya adalah dengan memberikan hak yang sepantasnya mereka dapat yaitu dengan memberikan ASI yang tidak tergantikan.

ASI memiliki kontribusi yang besar terhadap tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak. Anak yang diberi ASI Ekslusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Tidak diragukan lagi bahwa Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan bayi yang paling baik. ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya, disamping itu juga mengandung antibodi yang akan membantu bayi membangun sistem kekebalan tubuh dalam masa pertumbuhannya. Menyusui juga dapat menciptakan ikatan psikologis dan kasih sayang yang kuat antara ibu dan bayi.

Akhir-akhir ini, kebanyakan perempuan di Indonesia, khususnya para ibu muda, gencar menggalakkan ASI Eksklusif. Begitu juga pada karyawan di Kementerian Kesehatan RI juga sangat antusias untuk memberikan ASI bagi putra–putrinya walaupun di sela-sela kewajibannya menjalan tugasnya di tempat kerja. Kami sangat bangga mereka masih bersemangat untuk memberikan ASI kepada bayinya di rumah selama bekerja. Tentunya, hal ini merupakan kecenderungan yang sangat positif, untuk mempertahankan bonding antara ibu dan anaknya walaupun secara kuantitatif ibu bekerja yang memiliki waktu lebih sedikit. Salah satu kehangatan hubungan antara anak dan ibunya tidak semata-mata kuantitas kehadiran atau kedekatan fisik tetapi kualitas komunikasi dan kualitas ikatan psikologis. Bisa full memberikan ASI meski bekerja menjadi perekat hubungan emosional ibu dan anaknya.

Dalam mendukung Program Pemberian ASI Eksklusif,kantor Kementerian Kesehatan RI menyediakan Fasilitas Khusus Menyusui yang disebut Ruang ASI bagi pegawai menyusui di lingkungan kantor  Kementerian Kesehatan RI. Dengan penyediaan fasilitas tersebut, diharapkan akan meningkatkan motivasi para pegawai perempuan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI dalam memahami pentingnya ASI dan dapat menyediakan waktu untuk memerah dan menyimpan ASI untuk bayinya sehingga hak bayi untuk mendapat ASI Eksklusif sampai usia 6 bulan dapat diwujudkan dan produktivitas pekerja perempuan dapat meningkat.

Sebagai  wujud penghargaan bagi ibu pekerja di Lingkungan Kementerian Kesehatan dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI di tempat kerjadiadakan Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif. Dengan Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif bagi Pegawai di Lingkungan Kemenkes RI di ini diharapkan menjadi pendukung dalam memberikan perlindungan kesehatan terhadap pegawai hamil dan menyusui di lingkungan Kantor Kementerian Kesehatan RI dan untuk memberikan penghargaan dan motivasi bagi pegawai di Kementerian Kesehatan RI untuk memberikan yang terbaik untuk buah hatinya.

Penilaian Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif dilaksanakan dengan beberapa tahap yaitu tahap penyeleksian administrasi pada tanggal 28 Juli 2016 di RR 722 Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga. Jumlah peserta sebanyak 35 orang, lolos administrasi 33 orang dilanjutkan Seleksi penilaian fisik pada tanggal 3 Agustus 2016 di Ruang Siwabessy Gedung Prof. Dr.dr. Sujudi. 

Komponen yang dinilai antara lain Karakteristik umum, dokumen dan data keluarga, riwayat pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI, kegiatan ibu menyusui ditempat kerja, tumbuh kembang, pola pemberian makanan pendamping ASI yang sudah diberikan, riwayat imunisasi, status gizi, penilaian intelegensia.

Hasil dari Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif diumumkan pada tanggal 9 Agustus 2016 bersamaan dengan Puncak Acara Pekan ASI Sedunia yang dilaksanakan di Ruang Siwabessy, Gedung Sujudi, Kementerian Kesehatan RI.

Adapun pemenang Lomba Ibu dengan ASI Eksklusif Juara 1, Naura (13 bulan), putri Nur Khairunisa dari unit kerja Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisonal, Juara 2, M. Raditya Habibi Kembe (12 bulan) putra Sri Dwi Astuti dari unit kerja Biro Kepegawaian; Juara 3, Reyner Gibran Al-Baihaki (16 bulan) putra Novi Wilianti dari unit kerja Direktorat Gizi Masyarakat; Juara Harapan 1, Febrian Febrizano (11 bulan) putra Nadia Hapsaridari unit kerja Biro Hukum dan Organisasi; Juara Harapan 2, Fatihadziq Aulia Mahfud (11 bulan) putra Awallokita Mayangsari dari unit kerja Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat; Juara Harapan 3, Ali Abdullah Javas (8 bulan 9 hari) putra Diara Oktania dari unit kerja Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian.

Pemenang mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan tabungan pendidikan dari BNI.

(Penulis : dr. D.K. Dewi Probowati/ Subdit Kapasitas Kerja, Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga)

 



 

Unit Kerja

Social Media

Link Terkait

Jumlah Pengunjung

.