Menghadapi Tantangan dan Kesempatan di Bidang Industrial Hygiene

Jakarta, Indonesian Industrial Hygiene Association (IIHA) International Seminar on Industrial Hygiene Competence, Opportunities, and Challenges of Industrial Hygienist” telah diselengarakan 31 Mei lalu di Jakarta. Acara tersebut dihadiri oleh pakar internasional, perwakilan dari pemerintah, asosiasi profesional di bidang Kesehatan Kerja, para professional dan praktisi Higiene Industri serta mahasiswa yang sekaligus sebagai ajang peluncuran Indonesian Industrial Hygiene Association (IIHA).

Acara inti terdiri dari beberapa bagian yaitu peluncuran IIHA, ANOH dan IOHA Speech, Keynote Speech Panel 1, Panel 2, Panel 3 serta pameran dan poster. Peluncuran IIHA disampaikan oleh Elsye As Safira, SKM, MKKK, MSc, CIH selaku Presiden IIHA. ANOH dan IOHA Speech disampaikan oleh Prof. Park Doo Yong, DrPH, CIH.

Pertemuan ini adalah pertemuan pertama yang di adakan oleh IIHH yang memiliki salah satu misi untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi kebersihan industri di Indonesia dalam mengantisipasi, mengenali, mengevaluasi dan mengendalikan faktor lingkungan, stres dan keluar dari tempat kerja untuk melindungi (termasuk masyarakat) kesehatan pekerja, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Keynote SpeechPanel 1 disampaikan oleh perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian ESDM dan IIHA Board of Advisor Chairman membahas regulasi Higiene Perindustrian di Indonesia dan Skema Kompetensi Industrial Hygienist (IH) di Indonesia.

Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga, drg. Kartini Rustandi, M.Kes hadir mewakili Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes sebagai salah satu narasumber utama pada panel 1. Dalam paparannya beliau menekankan peran Asosiasi Ahli Higiene Industri Indonesia dalam peningkatan upaya kesehatan kerja di Indonesia yaitu memberikan masukan terhadap kebijakan dan regulasi di bidang kesehatan lingkungan kerja, penguatan layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kemitraan dengan asosiasi profesi kesehatan termasuk Asosiasi Ahli Higiene Industri Indonesia serta lintas program serta lintas sektor lainnya perlu ditingkatkan dalam rangka mewujudkan Pekerja yang Sehat, Bugar dan Prdotuktif serta memberikan perhatian yang sama pada Penyakit Akibat Kerja dan Kecelakaan Akibat Kerja dan Penyakit Tidak Menular yang banyak muncul dikalangan usia pekerja produktif.

Panel 2 mengenai isu terbaru, tantangan dan kesempatan IH disampaikan oleh Brian Eva, FAIOH, Prof. Dino Pisaniello, FAIOH, FSIA, FRACI dan Kim NG, CIH dilanjutkan dengan Best Practice dalam IH yang disampaikan oleh Norhazlina Mydin, MSCIH, CPIH, Haryandi, ST, M.Eng dan Puti Aspita, SSI, MBA.

Dengan diselengarakannya pertemuan ini diharapkan bisa mendorong untuk terciptanya standar profesional bagi para pelaku industrial hygiene untuk menjadi ahli kesehatan industri yang profesional dalam memberikan layanan melalui integritas dan profesionalisme.



 

Unit Kerja

Social Media

Link Terkait

Jumlah Pengunjung

.