POS UKK (UPAYA KESEHATAN KERJA) SEBAGAI WADAH PEMBINAAN DAN PENGAWASAN PELAKSANAAN KESEHATAN KERJA OLEH PUSKESMAS

Cilegon,(10/5)Pekerja informal harus mendapatkan pembinaan dalam hal kesehatan kerja sehingga mereka dapat bekerja dengan aman, sehat dan produktif. Memandang hal ini maka keberadaan Pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) sangat penting sebagai wadah pembinaan dan pengawasan pelaksanaan kesehatan kerja oleh Puskesmas di daerahnya. Untuk melihat langsung implementasi dilapangan maka Direktorat Kesehatan Kerja dan Olah Raga pada kesempatan ini mengunjungi salah satu pos UKK di Cilegon, Banten. Pos UKK beranggotakan 50 orang sebagai penghasil emping dan memiliki 3 orang kader.

 

Peralatan membuat emping di dapatkan dari beberapa bantuan yaitu berupa tungku, kuali/ wajan dan palu sebagai penumbuk emping. Emping yang berbahan dasar melinjo disangrai sekitar 3 - 5 menit dengan menggunakan pasir putih dan sebagai bahan bakar menggunakan kayu. Untuk setiap 2 kilogram melinjo dapat menghasilkan 1 kilogram emping mentah. Kulit melinjo juga dapat di jual kembali. Alat Pelindung Diri (APD) pekerja berupa masker dan sarung tangan di dapati dari bantuan puskesmas kecamatan Grogol sedangkan untuk celemek merupakan bantuan dari rumah zakat sebanyak 10 celemek.

 

Dari hasil perbincangan dengan para kader, mereka sangat senang dengan adanya pos UKK karena banyak manfaatnya, Salah satu manfaat pos UKK adalah pekerja emping makmur selalu menggunakan APD dan melaksanakan ergonomi di tempat kerja. Selain itu pekerja mendapat tambahan penghasilan juga mendapatkan manfaat lainnya seperti pengobatan gratis, pelatihan dan rekreasi.(Murtiah -Jabfung)



 

Unit Kerja

Social Media

Link Terkait

Jumlah Pengunjung

.