Skip to content

Pedoman Perencanaan dan Penganggaran

REVIEW BUKU

  1. Data Buku
Judul Buku : Pedoman Perencanaan dan Penganggaran
Penulis : Koordinator Fungsi Perencanaan Program dan Anggaran 1,

Biro Perencanaan

Penerjemah :
Penerbit : Biro Perencanaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun Terbit : 2021
Halaman : 67 halaman
ISBN :

 

  1. Book Review

Konsep program perencanaan dan penganggaran mencerminkan tugas dan fungsi K/L yang digunakan oleh unit eselon 1 dengan sasaran program yang mencerminkan hasil kinerja yang ingin dicapai. Kegiatan dalam perencanaan dan penganggaran mencerminkan aktivitas yang dilaksanakan untuk menghasilkan keluaran dalam mendukung terwujudnya sasaran program dengan jenis kegiatan generik/spesifik dan kegiatan teknis/lintas (akuntabilitas kinerja dirumuskan dengan rumusan sasaran kegiatan dan/atau indikator kinerja kegiatan untuk masing-masing unit).

Adapun rumusan nomenklatur output yaitu Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO). Dimana KRO merupakan kumpulan RO yang disusun secara sistematis berdasarkan muatan keluaran (output) yang sejenis berdasarkan sektor/bidang/jenis tertentu, sedangkan RO merupakan output riil yang bersifat spesifik yang dihasilkan oleh unit kerja K/L yang berfokus pada isu dan/atau lokasi tertentu, dan terkait dengan tugas dan fungsi unit kerja dalam mendukung pencapaian sasaran kegiatan.

Pengendalian perencanaan dan penganggaran dilakukan untuk meningkatankan kualitas pembelanjaan, kepatutan terhadap standar biaya, dan kepatutan terhadap administrasi perencanaan dan penganggaran. Adapun acuan yang dipakai seperti renstra, pagu indikatif, PMK tentang BAS, PMK tentang Standar biaya, PMK Juksunlah RKAKL, dan lembar pengesahan oleh DPR.

Siklus perencananaan dan penganggaran diawali dengan: 1) Arah kebijakan; 2) Pagu indikatif; 3) Renja KL dan Tri Lateral Meeting; 4) Pagu Anggaran; 5) RKAKL Pagu anggaran; 6) Nota Keuangan; 7) UU APBN (pembahasan dengan DPR); 8) Alokasi anggaran; 9) RKAKL Alokasi anggaran; 10) Keppres rincian anggaran; dan 11) DIPA (daftar isian pelaksanaan anggaran).

  1. Lesson learn
  • Dampak terhadap diri sendiri : Pedoman ini bisa menjadi tambahan ilmu perencanaan dan penganggaran sehingga dapat membantu pekerjaan seorang perencana agar lebih baik lagi.
  • Dampak untuk Direktorat Kesehatan Usia Produktif dan Lansia : Memiliki ilmu perencanaan yang baik dapat meningkatkan kinerja administratif yang efisien serta dapat meminimalisir penyimpangan administrasi, duplikasi pekerjaan, dan hal lainnya yang inefisien.